Our version of “Story of Us”

Standard

“Gak penting siapa yang start duluan, kita liat aja siapa yang berhasil nyampe finish lebih dulu”.

Sebenarnya tulisan kali ini dilatarbelakangi oleh kisah cinta Vino G. Bastian dan Marsha Timothy yang baru-baru ini saya tonton di infotainment. Terus terang, saya cukup kaget dan mempertanyakan kebenaran berita tersebut sebelum akhirnya menyaksikan sendiri berita bahagia itu di TV. Kenapa kaget? Karena selain saya sudah jarang menikmati berita artis di TV, hal lain yang saya tahu adalah kedua artis tersebut sebelumnya menjalin kisah cinta dengan orang lain (dan sepertinya terlihat adem ayem dan sangat cocok, setidaknya menurut pandangan saya).

Sebelumnya, Vino G. Bastian cukup lama dikabarkan dekat dengan Upi, seorang sutradara wanita ternama Indonesia. Disisi lain, Marsha telah lama menjalin cinta dengan Fachri Albar. Dari kisah cinta tersebut, saya sangat suka dengan pasangan Marsha dan Fachri, saya anggap mereka pasangan sempurna, ganteng-cantik dan saling setia. Kabarnya, perbedaan agamalah yang menahan mereka untuk beranjak ke jenjang berikutnya. Namun, nyatanya takdir berkata lain. Setelah sekian lama mengarungi lika-liku percintaan bersama pasangan masing-masing, namun hati mereka tidak berlabuh disana.

                Banyak insight yang bisa diambil dari kisah cinta Vino dan Marsha. Bahwa hal yang paling mendasar adalah sekeras apa pun manusia berusaha dan merancang segala sesuatunya, jika Tuhan tidak berkenan, maka tidak akan terwujud, begitu pun sebaliknya. Di dunia nyata dan dari kisah orang-orang terdekat cukup banyak kasus serupa yang saya temui. Bertahun-tahun menjalin cinta, terlihat seperti sepasang kekasih yang saling melengkapi dan tidak jarang membuat iri, namun pada akhirnya harus dihadapi pada kenyataan tidak akan pernah mengikat janji untuk hidup bersama sampai akhir hayat. Ini bukan mengenai perkara siapa pacaran paling lama atau kisah siapa yang berjalan mulus dan baik-baik saja. Jodoh adalah sebuah takdir. Takdir yang telah Tuhan gariskan dan tetapkan bagi para hamba-Nya. Bahwa segala sesuatu menuju takdir Tuhan pasti akan dimudahkan jalannya.

                Yang juga penting untuk digarisbawahi adalah bukan berarti setiap hubungan yang penuh dengan rintangan dan penuh cobaan pasti selalu mengarah pada ‘tidak jodoh’. Bukan itu pointnya. Mungkin Tuhan memang ingin menguji makhluk-Nya dengan memberi cobaan sebelum akhirnya menyatu. Sekali lagi, jika memang takdir, pasti dimudahkan menuju hal tersebut. Jadi, sesengit apapun pertengkaran dalam suatu hubungan, jika memang mereka diciptakan satu sama lain untuk saling melengkapi, maka selalu akan ada jalan yang membawa mereka bersatu kembali, saling memaafkan, dan mengesampingkan perbedaan. Yang perlu dilakukan adalah make the most of everything, everytime, everywhere with the one you’re sure of and in love with. Sehingga jika pada akhirnya memang tidak bisa bersatu, penyesalan tidak singgah dan menghantui sepanjang hidup.   

#NoteToSelf : We may not always end up where we thought we were going, but we will always end up where we were meant to be

Sebagai penonton, saya sangat terhibur melihat tayangan pernikahan Marsha dan Vino, turut merasakan senyum bahagia yang mengembang begitu tulus dan cinta yang begitu hangat. Bahkan kisah cinta mereka diabadikan dalam sebuah video pendek berjudul “Story of Us” yang saat ini ramai diperbincangkan khalayak karena banyak menginspirasi.

Well, It always put a smile in your face knowing something good happened and ended in a beautiful way, even its not the end yet, but its happy, indeed.

Selamat Berbahagia 🙂

Vino & Marsha

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s